KSB.GOLD

old.blogspot.com/">

Thursday, February 25, 2016

Emas berusaha bangkit,Investasi Masih WAspadai minyak

25 Feb 2016 14:16    By: N Sabila   
View:234 Share This
     Emas mulai berusaha membalas loss yang terbentuk di sesi perdagangan sebelumnya, pada Kamis (25/02) siang hari ini akibat volatilitas dalam pasar saham membuat para investor kembali berminat memburu emas. Bulion pun membentuk tren buying baru karena meningkatnya permintaan dari para investor.
    Saham Asia tergelincir setelah memulai sesi perdagangan hari ini dengan guncangan karena para investor masih siaga dalam menghadapi rapuhnya pemulihan harga minyak mentah. Aset-aset safe haven, termasuk Yen, memetik keuntungan juga dalam situasi ini.
    Harga emas spot, naik 0.3 persen ke angka 1,232.90 per troy ons menjelang tengah hari tadi, setelah sebelumnya tergelincir sebanyak 0.7 persen. Sedangkan harga emas berjangka di divisi Comex New York mengendur 0.51 persen ke harga 1,223 per troy ons untuk pengiriman bulan April.
     Hari Rabu kemarin, emas mendaki hingga 2 persen ke harga $1,252.91 bersama dengan melemahnya harga minyak yang menarik turun saham-saham. Namun, kejayaan Si Kuning ini tak berlangsung lama karena kemudian perolehan yang dikumpulkannya harus terbang lagi bersama dengan naiknya harga minyak dan terungkitnya saham-saham. Emas telah mencetak kenaikan higga 16 persen tahun ini, menorehkan prestasi sebagai aset berperforma terbaik tahun ini.
    Di tengah kondisi perekonomian global yang tak menentu dan aksi sell-off dalam harga saham, para investor pun melakukan antisipasi kerugian sehingga menginvestasikan uang mereka ke logam mulia.
      Masih Bisa Dapat Momentum "Volatilitas dalam harga minyak dan pasar saham, serta kekhawatiran akan Brexit di Inggris punya andil dalam menaikkan sentimen penghindaran risiko di pasar," kata Mark To, Kepala Riset di Hong Kong Wing Fung Financial Group kepada Reuters.
      To menambahkan bahwa menurutnya akan ada momentum yang lebih kuat bagi emas dalam beberapa minggu ke depan.

Wednesday, February 17, 2016

Tuesday, February 16, 2016

Harga emas hari ini tanggal 17 feb 2016

Harga Emas Per Troy Ounce = $1,200.84 Harga Emas Per Gram = $38.61 Kurs Dollar Hari Ini = Rp. 13.395/Dollar Prakiraan Harga Emas Per Gram Dalam Rupiah Hari Ini Rp. 517.161,-
Harga Emas Fisik Grafik harga emas per gram dalam rupiah dalam 1 bulan terakhir.
Grafik harga emas per gram dalam rupiah dalam 1 tahun terakhir.
Harga Emas Antam Tanggal: 16 Feb 2016 16:10 Sumber: antamgold.com
Emas                      Jual                     Beli
1.0 gram                 600,500          505,000
2.0 gram              1,126,000       1,010,000
2.5 gram              1,388,750       1,262,500
3.0 gram              1,651,500       1,515,000
4.0 gram              2,177,000       2,020,000
5.0 gram              2,717,500       2,525,000
10.0 gram            5,405,000       5,050,000
25.0 gram          13,322,500      12,625,000
50.0 gram          26,675,000     25,250,000
100.0 gram        52,750,000     50,500,000
250.0 gram      131,375,000    126,250,000
500.0 gram      262,750,000     252,500,000
1,000.0 gram   525,500,000     505,000,000
Last U

Monday, February 15, 2016

Analisis mayor minyak dunia

USDX terus naik dan batal memantul pada EMA mingguan. Harga justru naik, membawa EMA 6 jam dan EMA harian untuk breakout terhadap EMA mingguan, sehingga trend mingguan saat ini masuk dalam kategori bullish. Dengan adanya trend bullish pada USDX, maka hal tersebut menjadi petunjuk bahwa USD sedang menguat. Dengan logika bahwa penguatan USD akan mempengaruhi harga minyak ke arah sebaliknya, maka peluang sell muncul pada minyak dengan batasan-batasan level yang terbentuk pada trend minor minyak. Sell dapat dibuka setelah menutup buy pada analisa sebelumnya atau memasang SL plus pada buy tersebut. klik gambar untuk memperbesar Analisa Trend Minor Minyak Minyak terus naik meskipun USDX naik. Hal tersebut merupakan ketidaksesuaian keadaan akibat pengaruh fundamental lain. Dengan pendekatan sederhana yang dilakukan pada analisa ini, maka hal tersebut merupakan hal yang wajar. Namun kegagalan dalam trading sebenarnya adalah sikap tidak konsisten dalam strategi. Dengan adanya breakout pada USDX, maka peluang sell muncul pada minyak akibat pengaruh USD yang terindikasi menguat. Sell dapat dibuka pada level 31.71 yang merupakan level yang cukup kuat untuk menahan harga, sedangkan stop loss awal diletakkan pada level 33.59. Target harga yang dapat dijadikan take profit adalah 29.82. Bagi trader yang tidak ingin membatasi profit, maka trader dapat memasang SL plus jika harga profit. Buy pada analisa sebelumnya dapat di-close atau di-hold menggunakan strategi SL plus untuk berjaga-jaga jika analisa kali ini salah. Rekomendasi sell  jika harga menyentuh level 31.71 dengan stop loss pada level  33.59 dan take profit di-hold menggunakan strategi SL plus atau bisa diletakkan pada level 29.82. Bagi yang mau mengikuti trading live bersama saya di forex cross pair, silahkan tengok jurnal trading saya yang saya update jika ada peluang.

Sunday, February 14, 2016

Kabar emas dunia

11 Feb 2016    By: Pandawa    View: 1428 Berita Emas Harga Emas Meroket Tembus Level Tertinggi Sejak Mei 2015 Harga logam mulia Emas terpantau terus meroket hingga menembus level tertinggi sejak bulan mei 2015 pada sesi New York hari kamis (11/2) dimana sepanjang sesi Asia hingga Eropa tadi emas sudah terdorong naik menembus level psikologis 1,200 USD per troy ounc

Friday, February 12, 2016

seputar harga emas hari ini


Pengaruh Komentar yellen dorong harga emas

Harga Emas Menembus 1,200 Dolar 11 Feb 2016 10:41    By: M Septian    View:755 Share This Tadi malam, pimpinan the Fed Janet Yellen mengatakan keadaan ekonomi AS belakangan ini tak terlalu meyakinkan. Komentar beliau secara langsung menyusutkan Dolar AS dan membawa harga emas naik tajam melebihi level 1,200 Dolar AS per troy ons. Dalam testimoni pertama di hadapan Kongres Amerika Serikat, Janet Yellen masih mengharapkan kenaikan suku bunga dapat terjadi secara bertahap. Walaupun demikian ketua FOMC tersebut juga menyadari bahwa ketatnya kondisi keuangan, gejolak di pasar finansial dan ketidakpastian di China telah berdampak pada proses pemulihan ekonomi AS. Semakin lambatnya kenaikan suku bunga akan berdampak positif bagi emas, sebagai salah satu aset yang tak memberikan imbal balik berupa bunga. "Tren jangka pendek emas cenderung menanjak setelah testimoni Yellen", kata Carlo Alberto De Casa, analis ActivTrades seperti dikutip dari Reuters. Meski cenderung mendatar pada sesi perdagangan pagi ini (12/2), spot emas menguat 0.72 persen ke USD 1,205.75 per troy ons. Kontrak berjangka emas di bursa COMEX New York juga terangkat 0.92 persen ke 1,205.60 Dolar AS per troy ons. Sementara Indeks Dolar AS yang mengukur greenback terhadap mata uang utama lainnya, masih menderita di 95.76 dengan penurunan sekitar 0.06 persen. Sebagian dari analis berspekulasi kenaikan suku bunga tak akan terjadi hingga bulan Juni 2016 mendatang. "Beliau (Yellen) secara implisit menegaskan bulan Maret nanti tidak akan ada kecenderungan kenaikan Federal Funds Rate, dan juga menyampaikan bahwa indikator ekonomi telah sesuai untuk tetap menjaga tingkat suku bunga tidak akan (turun) menjadi nol tahun ini," kata Rob Haworth, strategi investasi senior untuk manajemen US Bank Wealth di Seattle, mengacu Yellen. Senior ekonom dari ABN Amro, Maritza Cabezas juga menyebutkan, "Menurut perkiraan kami tingkat bunga acuaan tak akan naik sebelum bulan Juni".

Thursday, February 11, 2016

Pengaruh Komentar yellen dorong harga emas

Harga Emas Menembus 1,200 Dolar 11 Feb 2016 10:41    By: M Septian    View:755 Share This Tadi malam, pimpinan the Fed Janet Yellen mengatakan keadaan ekonomi AS belakangan ini tak terlalu meyakinkan. Komentar beliau secara langsung menyusutkan Dolar AS dan membawa harga emas naik tajam melebihi level 1,200 Dolar AS per troy ons. Dalam testimoni pertama di hadapan Kongres Amerika Serikat, Janet Yellen masih mengharapkan kenaikan suku bunga dapat terjadi secara bertahap. Walaupun demikian ketua FOMC tersebut juga menyadari bahwa ketatnya kondisi keuangan, gejolak di pasar finansial dan ketidakpastian di China telah berdampak pada proses pemulihan ekonomi AS. Semakin lambatnya kenaikan suku bunga akan berdampak positif bagi emas, sebagai salah satu aset yang tak memberikan imbal balik berupa bunga. "Tren jangka pendek emas cenderung menanjak setelah testimoni Yellen", kata Carlo Alberto De Casa, analis ActivTrades seperti dikutip dari Reuters. Meski cenderung mendatar pada sesi perdagangan pagi ini (12/2), spot emas menguat 0.72 persen ke USD 1,205.75 per troy ons. Kontrak berjangka emas di bursa COMEX New York juga terangkat 0.92 persen ke 1,205.60 Dolar AS per troy ons. Sementara Indeks Dolar AS yang mengukur greenback terhadap mata uang utama lainnya, masih menderita di 95.76 dengan penurunan sekitar 0.06 persen. Sebagian dari analis berspekulasi kenaikan suku bunga tak akan terjadi hingga bulan Juni 2016 mendatang. "Beliau (Yellen) secara implisit menegaskan bulan Maret nanti tidak akan ada kecenderungan kenaikan Federal Funds Rate, dan juga menyampaikan bahwa indikator ekonomi telah sesuai untuk tetap menjaga tingkat suku bunga tidak akan (turun) menjadi nol tahun ini," kata Rob Haworth, strategi investasi senior untuk manajemen US Bank Wealth di Seattle, mengacu Yellen. Senior ekonom dari ABN Amro, Maritza Cabezas juga menyebutkan, "Menurut perkiraan kami tingkat bunga acuaan tak akan naik sebelum bulan Juni".